KOTA TASIK, KIMKU.ID - Usaha pencarian yang dilakukan secara intensif selama tiga hari terhadap anak berusia 6 tahun yang hilang diduga hanyut sejak Jum’at (02/01/2026) akhirnya menemukan titik terang, setelah Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota menerima laporan dari warga mengenai penemuan sesosok mayat di kawasan Cicurug Ojo, sekitar pukul 08.30 WIB hari Minggu, 04 Januari 2026.
Laporan tersebut segera disampaikan ke BPBD Kota Tasikmalaya, yang kemudian langsung mengirimkan tim untuk mendatangi lokasi penemuan mayat. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati sebelum jenazah dibawa ke RSUD dr. Soekardjo guna menjalani pemeriksaan visum dan pemulasaraan.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Kota Tasikmalaya, Dudu Rohman, menjelaskan bahwa koordinasi dengan keluarga korban telah dilakukan setelah menerima laporan penemuan mayat diterima pihaknya.
“Berdasarkan identifikasi awal oleh orang tua korban dan hasil pemeriksaan medis visum yang dilakukan oleh tim dokter RSUD dr. Sukardjo, dapat dipastikan bahwa mayat yang ditemukan adalah anak yang hilang dan diduga hanyut di Kelurahan Tugujaya,” ujar Dudu.
Menurutnya, jenazah ditemukan dalam kondisi tersangkut pada vegetasi di sekitar Cicurug Ojo, dengan bagian tubuh terbungkus sebagian oleh karung yang kemungkinan tertarik saat terbawa arus. Jarak antara lokasi awal hilangnya korban di Tugujaya dan tempat penemuan mencapai sekitar 6 kilometer.
“Medan yang dilalui arus air berupa selokan yang sempit dan memiliki beberapa gorong-gorong menyebabkan tubuh korban mengalami beberapa luka akibat benturan selama terbawa aliran,” tambah Dudu, menjelaskan kondisi korban saat ditemukan.
Setelah proses pemulasaraan selesai, pihak tim pencarian menyerahkan jenazah kepada keluarga korban. Jenazah akan dimakamkan di tempat pemakaman umum di wilayah Tamansari.
Di kesempatan yang sama, Ali, ayah korban, menyampaikan rasa syukur atas penemuan jenazah anaknya sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pencarian.
“Alhamdulillah, akhirnya anak kami dapat ditemukan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPBD, TNI, POLRI, Tim Tagana, PMI, serta warga yang telah membantu dalam proses pencarian ini,” ucap Ali, sambil tak kuasa menahan haru.
Upaya pencarian yang dimulai sejak hari pertama hilangnya korban melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai institusi dan relawan yang bekerja sama guna menemukan korban.
Posting Komentar