Pengurus FK KIM Kota Tasikmalaya foto bersama usai mengikuti upacara hari kebangkitan nasional di lapangan bale kota. Rabu (20/05/2026).

KOTA TASIK, KIMKU.ID - Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 dengan khidmat di halaman Bale Kota, Selasa (20/5/2026). Upacara tersebut diikuti unsur Forkopimda, ASN, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas informasi masyarakat.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, serta membangun optimisme menghadapi tantangan zaman di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.

Dalam upacara tersebut, peserta tampak mengenakan pakaian dinas dan seragam masing-masing dengan tertib mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran bendera merah putih hingga pembacaan amanat Hari Kebangkitan Nasional.

Ketua Forum Kelompok Informasi Masyarakat (FK KIM) Kota Tasikmalaya, Deni Sonjaya mengatakan, momentum Hari Kebangkitan Nasional harus dimaknai sebagai ajakan untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa.

“Semangat kebangkitan nasional jangan hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Di era digital saat ini, masyarakat juga harus bangkit dalam hal literasi informasi agar tidak mudah terpengaruh hoaks dan provokasi,” ujar Deni kepada wartawan usai mengikuti upacara.

Menurutnya, peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah sangat penting, terutama melalui penyebaran informasi yang positif dan edukatif.

“Kami di FK KIM terus mendorong masyarakat agar bijak menggunakan media sosial serta aktif menyampaikan informasi yang membangun. Kebangkitan nasional hari ini juga berarti kebangkitan dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan memperkuat persatuan,” katanya.

Deni menambahkan, Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat akan perjuangan para pendiri bangsa dalam membangun kesadaran persatuan demi kemerdekaan Indonesia.

“Generasi sekarang memiliki tantangan berbeda dibanding masa perjuangan dulu. Kalau dulu melawan penjajah, sekarang kita menghadapi tantangan informasi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial. Karena itu semangat persatuan dan kepedulian harus terus dijaga,” tambahnya.

Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026, Deni berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi membangun daerah serta menjaga semangat nasionalisme di tengah dinamika kehidupan modern.

Post a Comment

أحدث أقدم