Relawan Tagana bersama warga gotong royong membersihkan material lonsor yang menghantam salah satu warga Kampung Cibuntu Parungponteng. Senin (05/01/26).
KAB. TASIK, KIMKU.ID - Bencana tanah longsor terjadi di Kampung Cibuntu, RT 25 RW 12, Desa Karyabakti, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu malam, 4 Januari 2026, sekitar pukul 20.30 WIB. Longsor dipicu oleh curah hujan tinggi akibat cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
Material longsoran dengan panjang sekitar 10 meter dan lebar kurang lebih 5 meter menimpa satu unit rumah milik Iwan. Akibat kejadian tersebut, bangunan rumah mengalami kerusakan cukup serius.
Selain itu, kondisi tebing longsoran menyebabkan rumah Iwan dan rumah milik Ma’mun berada tepat di bibir longsor, terancam longsor susulan dan dinilai sangat rawan untuk ditinggali.
Wakil Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Ayatulloh Romdhoni, mengatakan meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini berdampak pada lingkungan sekitar yang kini berada dalam kondisi labil. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 50.000.000.
Pihaknya bersama pemerintah desa setempat telah melakukan pendataan awal di lokasi kejadian, memberikan imbauan kepada warga sekitar agar lebih waspada, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut.
"Sebagai bentuk respon cepat atas kejadian ini, Alhamdulillah, DINSOSPPKBP3A langsung memberikan bantuan tanggap darurat kepada korban, dan dalam waktu dekat Tagana akan membantu membersihkan material longsoran yang masuk ke dalam rumah," tuturnya, saat dihubungi melalui selulernya, Senin siang, 05 Januari 2026.
Hingga saat ini, kata Ayat, lokasi longsor masih berpotensi mengalami longsor susulan, terutama jika hujan kembali turun. Rumah-rumah yang berada di bibir longsor direkomendasikan untuk dikosongkan sementara demi keselamatan penghuni.
"Kita rekomendasikan agar rumah yang berada di bibir longsoran supaya kosongkan untuk menjaga hal hal yang tidak diinginkan," ucapnya.
Pihaknya bersama sejumlah unsur terkait lainnya akan segera melakukan penanganan darurat pada tebing longsoran, dan melakukan pemantauan intensif kondisi tanah, serta tindak lanjut penanganan pascabencana guna mencegah risiko yang lebih besar.
إرسال تعليق