Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin (tengah) bersama pengurus pusat Overlanding Indonesia saat meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksanaan jambore nasional overlanding 2026.
Kegiatan persiapan itu dihadiri Ketua Overlanding Indonesia Irjen Pol. Arif Rachman, jajaran pengurus pusat dan daerah, Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin, Penjabat Sekretaris Daerah Roni Ahmad Sahroni, kepala perangkat daerah, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai kebutuhan teknis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penentuan jalur perjalanan, lokasi perkemahan, kesiapan sarana dan prasarana peserta, hingga keterlibatan masyarakat sekitar agar dapat merasakan manfaat langsung dari penyelenggaraan jambore.
Ketua Overlanding Indonesia, Irjen Pol. Arif Rachman, menegaskan bahwa kegiatan overlanding tidak hanya identik dengan perjalanan lintas alam dan kendaraan ekspedisi. Menurutnya, komunitas tersebut juga memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.
“Jambore ini bukan sekadar berkumpulnya para pecinta petualangan. Kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pendidikan, sosial, kesehatan, dan pelestarian lingkungan. Menikmati alam harus dibarengi dengan tanggung jawab untuk menjaganya,” ujar Arif Rachman.
Sebagai wujud komitmen tersebut, panitia menyiapkan sejumlah program sosial yang akan dilaksanakan selama kegiatan berlangsung. Di antaranya bantuan untuk sarana pendidikan, dukungan terhadap pembangunan madrasah, edukasi lingkungan, hingga pembinaan karakter generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyambut positif rencana penyelenggaraan jambore nasional tersebut. Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin menilai kegiatan itu memiliki dampak luas bagi daerah, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun promosi pariwisata.
“Kami memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Jambore Nasional Overlanding Indonesia 2026. Ini bukan hanya agenda komunitas, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan potensi Tasikmalaya sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat dan sektor wisata daerah,” kata Cecep.
Ia menambahkan seluruh perangkat daerah akan dilibatkan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian dalam jambore tersebut adalah keterlibatan sekitar 500 pelajar SMA, SMK, dan Madrasah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Mereka akan mengikuti berbagai kegiatan bersama peserta overlanding dari sejumlah daerah di Indonesia.
Para pelajar nantinya tidak hanya mengikuti aktivitas berkemah dan eksplorasi alam, tetapi juga mendapatkan pembekalan wawasan kebangsaan, pendidikan karakter, kegiatan bakti sosial, serta aksi pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon dan edukasi pengelolaan sampah.
Dengan kolaborasi antara komunitas Overlanding Indonesia, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat, Jambore Nasional Overlanding Indonesia 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar ajang petualangan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan gerakan sosial yang berdampak nyata sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan masyarakat.
إرسال تعليق